Senin, 10 Oktober 2011

review 18


PROMOTING LESSON STUDY AS ONEOF THE WAYS FOR MATHEMATICS TEACHERSPROFESSIONAL DEVELOPMENT IN INDONESIA:
The Reflectionon Japanese Good Practice of Mathematics Teaching Through VTR
By : Marsigit
VTR (Video Tape Recorder) untuk pendidikan guru dan gerakan reformasi di Matematika  Pendidikan, khusus untuk mengembangkan studi pelajaran memiliki beberapa manfaat sebagai:
1.      singkat  ringkasan pelajaran dengan penekanan pada masalah-masalah utama dalam pelajaran,
2.      komponen  pelajaran dan peristiwa utama dalam kelas, dan
3.      kemungkinan masalah untuk diskusi dan  refleksi dengan guru mengamati pelajaran (Isoda, M., 2006).
Menurut dia,  Lesson Study dibagi menjadi tiga bagian:
a)      perencanaan pelajaran
b)      bagian observasi,  dan
c)      diskusi dan bagian refleksi.
Lebih lanjut ia menyatakan bahwa ketika kita menggunakan VTR, kami juga mulai dari pengamatan pelajaran  tapi VTR sendiri sudah kehilangan banyak dimensi, parameter dan konteks karena  Program disiapkan (tercatat) dari perspektif perekam dan VTR editor  mata saja. Melalui pengamatan VTR, kita belajar hal-hal dan menerapkan dalam  selanjutnya kegiatan. Guru di Indonesia dapat mengamati konteks pelajaran yang berbeda dalam  negara yang berbeda (misalnya Jepang) melalui VTR.  Jika kita amati proses belajar mengajar melalui VTR, ringkasan pendek diperlukan untuk  memahami isi dan kita perlu mengamati beberapa kali VTR untuk memahami nya  isinya jelas. Setelah melakukan ini, mungkin arrise isu-isu yang berguna untuk diskusi dan  refleksi serta merefleksikan praktek-praktek yang baik, pelajaran baik atau pelajaran yang inovatif untuk  reformasi pendidikan matematika.

review 17


KEGIATAN PENELITIAN SEBAGI USAHA UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA
By : Marsigit
Research is an activity to gain knowledge called science, done by a certain procedure which is systematic and is supported by a methodology which is an assessment of the rules in his method. As an innovative mathematics teacher is required to always do the discussion on how we gain knowledge about the learning of mathematics in accordance with current trends. Our knowledge of the desired aspects of learning mathematics as a knowledge of a scientific nature is an understanding of the workings of the mind of individual students in learning mathematics, how to gain an understanding of aspects arkitektural learning and how teachers understand that there are analogies between the knowledge of students, teachers and knowledge practitioner knowledge about learning mathematics. A description of the phenomena occurring in the process of learning mathematics as a description of truth, requires empirical measures that are rational for the theory of ideals of truth and practice learning in mathematics. Such knowledge in the end both ontologically and formally legally can increase the professionalism of teachers in the field of mathematics education. If we want teachers of mathematics education reform the mathematics education research will become a necessity. mathematics education research activities by teachers, lecturers as well as by prospective teachers will give many benefits. With the study of mathematics education we can know the existence of differences in individuals or groups to study the mathematics, we can determine the position of students in the group, can compare learning outcomes between groups. We can also do a match between objectives and results of learning outcomes: whether the standard of competence or basic competence has been achieved. Research results can also be used for refining the program, mentoring, provision of information to the public.

Senin, 03 Oktober 2011

review 16


The Effort to Increase the Student’s Motivation in Mathematics Learning with Some Teaching Aids in Junior High School 5 Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia
By : marsigit
Salah satu upaya guru dalam meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Pertama adalah dengan membuat  proses belajar menjadi menyenangkan, menarik, dan terhubung dengan kebutuhan sehari-hari. Memaksimalkan penggunaan alat bantu pengajaran dan alat untuk demonstrasi diharapkan dapat membantu proses abstraksi siswa, yang meliputi kesulitan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah yang ditemukan di kelas dari kelas SMP 5 Wates Sekolah, Kulon Progo Yogyakarta, Indonesia. pertama tiga kuartal untuk tahun akademik 2001/2002. Penelitian ini adalah untuk memilih dan menggunakan alat bantu mengajar, yang digunakan sebagai model pembelajaran dalam pengajaran pembelajaran matematika melalui penelitian tindakan kelas. Guru mengambil tindakan dalam penelitian sendiri sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih dan menggunakan alat bantu pengajaran beberapa digunakan sebagai model pembelajaran matematika untuk meningkatkan motivasi siswa.  Di SMP proses belajar mengajar mereka harus menggunakan metode variasi untuk memotivasi siswa dan untuk menghindari siswa membosankan dan menggunakan bantuan mengajar secara optimal untuk memfasilitasi siswa mereka untuk belajar konsep, ide, definisi atau prosedur matematika tertentu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian tindakan dengan menggunakan alat bantu mengajar beberapa seperti papan dipaku, tangan karet, kartu bermain, siswa lembar kerja simpul kertas, transparansi kertas, benang sipat, tiga bilah kayu bisa digunakan sebagai model dalam matematika mengajar untuk meningkatkan motivasi siswa dalam proses belajar mengajar. Sehubungan dengan hasil penelitian, disarankan para guru matematika di SMP sekolah tinggi dalam proses belajar-mengajar mereka harus menggunakan metode variasi untuk memotivasi siswa dan untuk menghindari membosankan siswa dan selalu menggunakan bantuan demonstrasi optimal untuk menjelaskan konsep, ide, definisi atau prosedur tertentu.

review 15


 DEVELOPING MATHEMATICS EDUCATION IN INDONESIA
By : Marsigit
Kerjasama antara lembaga pendidikan
dalam mencari model-model alternatif dalam referensi pengalaman pendidikan dari beberapa negara lain mungkin mendapatkan beberapa manfaat kesempatan, seperti:
1.      mendiskusikan dan meningkatkan pelaksanaan kurikulum yang mencakup pengembangan buku teks, bahan ajar, metodologi pengajaran, dan penilaian,
2.      memperkaya pengalaman matematika dan ilmu pengetahuan pendidik,
3.      meningkatkan kualitas pengajaran belajar dan mengembangkan laboratorium,
4.      memecahkan matematika dan ilmu pengetahuan masalah belajar mengajar di sekolah,
5.      merekomendasikan cara-cara untuk meningkatkan matematika dan pendidikan ilmu pengetahuan, dan
6.      memenuhi harapan masyarakat dari apa yang disebut praktik yang baik dari matematika dan pendidikan sains.
Untuk kegiatan tukar pengalaman antara lembaga pendidikan mungkin bervariasi seperti:
1.      melakukan seminar dan lokakarya,
2.      melakukan kegiatan penelitian bersama,
3.      penerbitan dan penyebarluasan hasil bertukar pengalaman dan atau jurnal,
4.      membangun jaringan diantara lembaga atau negara.
Titik baik dari pendidikan Jepang yang bisa menjadi referensi meliputi:
1.      rata-rata kemampuan guru dan kualitas kelas adalah relatif tinggi,
2.      desain kelas yang tepat, mengajar,
3.      lingkungan pendidikan, kondisi pendidikan dan sebagainya adalah homogen untuk seluruh negara,
4.      guru rajin,
5.      prinsip kesetaraan,
6.      guru rasa tanggung jawab yang kuat,
7.      pengobatan guru relatif baik, dan
8.      guru sekolah umum harus pindah ke sekolah lain dalam beberapa tahun.