Senin, 26 September 2011

review 11


Developing ICT for Primary and Secondary Mathematics Teacher Professional Development: The Use of Video in Lesson Study
By : Marsigit
Sebagian besar calon guru memiliki sedikit kesempatan untuk mengamati pengajaran efektif kelas,karena banyak pengalaman pertama mereka belajar berbasis di ruang kelas tradisional di mana aturan-aturan  diterapkan secara metodis untuk memecahkan masalah. Dengan kata lain, mereka tidak memiliki dasar pengalaman untuk  bermakna mengamati interaksi kelas yang kompleks dan cepat. Penggunaan pita perekam video  (VTR) adalah salah satu aspek dari pengembangan ICT untuk mempromosikan pengembangan guru profesional. Melalui  Studi Pelajaran kegiatan, beberapa guru Bahasa Indonesia memiliki pengalaman untuk mengajar melalui  VTR. VTR (Video Tape Recorder) untuk pendidikan guru dan gerakan reformasi di  Pendidikan Matematika, khusus untuk studi pelajaran berkembang memiliki beberapa manfaat sebagai:
a)      ringkasan singkat pelajaran dengan penekanan pada masalah utama dalam pelajaran
b)      komponen pelajaran dan peristiwa utama dalam kelas, dan
c)      kemungkinan masalah untuk  diskusi dan refleksi dengan guru mengamati pelajaran
Dan Menurut isoda, Lesson Study dibagi menjadi tiga bagian:
a)      perencanaan pelajaran,
b)      bagian observasi, dan,
c)      bagian diskusi dan refleksi.
Melalui pengamatan VTR, kita belajar hal-hal dan menerapkan dalam  selanjutnya kegiatan. Guru di Indonesia dapat mengamati konteks pelajaran yang berbeda dalam  negara yang berbeda melalui VTR.  Jika kita amati proses belajar mengajar melalui VTR, ringkasan pendek diperlukan  untuk memahami isi dan kita perlu mengamati beberapa kali VTR untuk memahaminya. Setelah melakukan ini, mungkin membangun isu-isu yang berguna untuk diskusi dan  refleksi serta merefleksikan praktek-praktek yang baik, pelajaran baik atau pelajaran yang inovatif untuk  reformasi pendidikan matematika. Dalam proses pra-pelayanan pendidikan guru, penting untuk mengembangkan guru  perspektif. Belajar untuk mendengarkan adalah kata kunci untuk pendekatan ini. Dalam kasus Jepang, pelajaran  studi biasanya dimulai dengan mengembangkan rencana pelajaran. Pada tahap ini, guru memecahkan dan menimbulkan  masalah dari perspektif siswa. Dengan menganalisis masalah, guru dapat mengembangkan cara-cara yang baik

Tidak ada komentar: